Gak ada lapak jualan terpaksa pakai trotoar jalan

Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemko Tanjungbalai menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan menutup jalan umum dan dan trotoar Jalan Suprapto, Kelurahan Matahalasan, Kecamatan  TB-Utara, Jumat (19/5/2017).

Lapak PKL yang berdiri tersebut dianggap melanggar Peraturan Daerah (Perda) Tanjungbalai tentang  Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan Kota Tanjungbalai.  Hal ini dikatakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Tanjungbalai Bastian Ssos.

Dikatakannya, penertiban  dilakukan agar Kota Tanjung Balai dapat tertata dengan baik dan rapi , Sesuai Peraturan daerah (perda) kota Tanjungbalai No 8 Thn 2004 tentang ketertiban umum. “Patut diingat, keberadaan trotoar bukan tempat untuk berjualan, tapi disediakan untuk pejalan kaki,” Sebutnya.

Bastian mengungkapkan pihaknya selalu melakukan pemberitahuan, baik secara lisan maupun tulisan kepada pedagang agar tidak berjualan ditrotoar  namun sayangnya, para pedagang tak mengindahkannya

” Kepada  masyarakat khususnya para pedagang kaki lima, hendaknya dapat lebih tertib berjualan dan meletekkan barang dagangannya, supaya Kota Tanjungbalai terlihat tertata dengan baik., sesuai visi misi Visi-Misi Pemerintah Kota Tanjungbalai 2016 – 2021 yang dipimpin M Syahrial SH,MH “BERSIH” BERPRESTASI, RELIGIUS, SEJAHTERA, INDAH DAN HARMONIS, MAJU DAN SEJAHTERA Maju dan Sejahtera “, Harap Kasat Pol PP

Pantauan dilapangan, kedatangan personel Satpol PP tak membuat pedagang panik, terlihat para pedagang dengan tenang memindahkan  barang dagangan mereka. Salah seorang pedangan yang enggan disebutkan namanya, mengaku terpaksa menggunakan trotoar untuk menggelar barang dagangan, karena tidak memiliki lapak tempat berjualan yang layak.

“Kalau kami sudah biasa bg, Sat pol pp datang ya kami geserlah jualan kami, namanya kami  salah, Tapi, apa boleh buat, tempat sudah dibongkar mungkin ditempat lainlah kami berjualan, semua ini demi bertahan hidup,”ucapnya.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *