RAZIA PENERTIBAN PELAJAR UNTUK MENDUKUNG MISI WALIKOTA DAN PROGRAM KOTA LAYAK ANAK DI TANJUNGBALAI

Pendidikan adalah faktor penting untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Proses pendidikan merupakan sebuah proses yang dengan sengaja dilaksanakan semata-mata bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa. Melalui proses pendidikan akan terbentuk sosok-sosok individu sebagai sumber daya manusia yang akan berperan besar dalam proses pembangunan Bangsa dan Negara. Oleh karena itu peranan pendidikan sangatllah penting sebab pendidikan merupakan kunci utama untuk menciptakan SDM yang berkualitas, khususnya di Kota Tanjungbalai.

Dalam kaitan hal tersebut, perlu terus menerus dilakukan pengawasan  dan pembinaan terhadap proses kegiatan belajar mengajar di sekolah  khususnya terhadap anak didik, baik dari unsur sekolah, orang tua, masyarakat maupun pemerintah. Hal ini dimaksudkan  agar siswa yang dididik tersebut benar-benar menjalankan tugas dan fungsiya dengan baik dan benar.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Satpol PP Kota Tanjungbalai juga ikut mengawasi proses pendidikan tersebut melalui kegiatan  Razia Penertiban Pelajar  yang ditujukan terhadap pelajar-pelajar yang bolos pada jam-jam belajar. Hal ini   dilakukan berdasarkanPeraturan Daerah Kota Tanjungbalai Nomor 8 tahun 2004 tentang ketertiban umum dan Peraturan Daerah Kota Tanjungbalai Pasal 11 ayat (13) tahun 2004,.

Miris……… Mungkin ini salah satu gambaran banyaknya pelajar kita yang masih tidak mengerti pentingya arti pendidikan, dengan terjaringnya 20 (dua puluh) pelajar yang terdiri dari 17 (tujuhbelas) orang laki-laki dan 3 (tiga) orang perempuan dalam Razia Penertiban Pelajar yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja pada hari Selasa 3 April 2018. Ke dua puluh pelajar yang terjaring ini merupakan pelajar SMP dan SMA sederajat dari beberapa sekolah di Kota Tanjungbalai dan terjaring di beberapa tempat seperti warnet, tempat bermain game Playstation dan beberapa tempat lainnya.

Demikian pula razia yang dilakukan pada hari Rabu, 4 April 2018 dan Kamis 5 April  2018 masing-masing berhasil menangkap 7 (tujuh) orang pelajar SMA dan 3 (tiga) orang pelajar SMP dan SMA yang bolos sekolah. Para pelajar  tersebut berasal dari  salah satu SMA Swasta, SMA  Negeri dan SMP Negeri Kota Tanjungbalai.

Pelajar yang tertangkap dibawa petugas ke Kantor Satpol PP Kota Tanjungbalai guna dimintai keterangan  dan diberikan nasihat dan pembinaan serta dihadirkan  orang tuanya untuk dibawa kembali ke rumah masing-masing setelah menandatangani surat pernyataan untuk tidak bolos lagi.

“Satpol PP Kota Tanjungbalai akan terus  melakukan Operasi Penertiban  Pelajar yang bolos.  Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung terwujudnya salah satu misi  Walikota Tanjungbalai yaitu “Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan pendidikan yang berkualitas berbasis IPTEK dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat” serta mendukung  Program  Kota Layak Anak di Tanjungbalai,” ungkap Plt. Kasat PP Kota Tanjungbalai, Burhanuddin, SE.

 

 

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *